Mineral Untuk Kesehatan Kulit
Mineral Untuk Kesehatan Kulit

Selain vitamin, ada juga berbagai mineral yang baik untuk menjaga kesehatan kulit Anda. Vitamin dan mineral kerap disamakan karena sering disebut bersamaan. Namun keduanya adalah zat yang berbeda dengan kegunaannya masing-masing.
Tidak ada salahnya mengonsumsi berbagai mineral berbarengan dengan vitamin, karena ada beberapa mineral yang juga bagus untuk kesehatan kulit Anda.
Zinc
Zinc dapat menjaga dinding sel tetap stabil saat sel membelah dan tumbuh. Oleh karenanya, zinc akan membantu kulit untuk lebih cepat sembuh saat terjadi cedera. Selain itu, zinc juga bisa melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV. Ini karena zinc juga berperan sebagai antioksidan di dalam tubuh.
Ketika tubuh kekurangan zinc, kulit akan terlihat mengalami ruam gatal mirip dengan eksim. Selain itu, orang yang kekurangan zinc juga akan mengalami diare, kerontokan, kuku yang tumbuh lebih lambat, hingga munculnya lesi kulit pada bagian yang terkena tekanan atau gesekan berulang.
Untuk itu, selalu cukupi kebutuhan zinc baik dari suplemen maupun makanan. Adapun berbagai makanan yang mengandung zinc yaitu tiram, gandum, hati sapi, biji wijen, daging sapi, udang, kacang merah, dan kacang tanah.
Selenium
Selenium merupakan mineral pembantu antioksidan tertentu untuk melindungi kulit dari sinar UV. Antioksidan membantu menangkal radikal bebas di dalam tubuh yang bisa membuat kulit menjadi lebih tua. Bahkan, kekurangan selenium bisa meningkatkan risiko kanker kulit.
Tak perlu bingung, Anda bisa mengonsumsi berbagai sumber makanan yang mengandung selenium seperti:
- ikan tuna sirip kuning,
- tiram,
- biji bunga matahari,
- jamur shitake,
- ayam,
- telur, dan
- ikan sarden.
Namun meski dibutuhkan untuk kesehatan, mengonsumsinya terlalu banyak juga bisa membahayakan tubuh. Batas konsumsi selenium per hari yaitu sekitar 55 mikrogram.
Biasanya seseorang bisa mengalami keracunan selenium ketika mengonsumsi suplemen dengan dosis yang terlalu tinggi. Berbagai gejala keracunan selenium yaitu:
- rambut rontok,
- pusing,
- mual,
- muntah,
- tremor, dan
- nyeri otot.
Pada kasus yang parah, keracunan akut bisa menyebabkan masalah usus, saraf, serangan jantung, gagal ginjal, hingga kematian. Untuk menghindari hal ini, selalu berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter mengenai dosis dan petunjuk minumnya.
Jangan terlalu banyak minum vitamin untuk kulit
Banyak orang memilih untuk mengonsumsi vitamin dari suplemen karena lebih praktis. Namun, kelebihan vitamin juga akan menyebabkan berbagai efek samping bagi tubuh Anda.
Bila terlalu banyak mengonsumsi vitamin C misalnnya, seseorang bisa mengalami diare, mual, atau bahkan muncul pembentukan batu ginjal pada kasus yang paling parah.
Untuk mengecek kadar vitamin dalam tubuh, dokter biasanya akan melakukan tes darah. Tes ini mampu menentukan apakah Anda mengalami kekurangan vitamin tertentu atau tidak. Selain itu, dokter juga akan memberikan rekomendasi kira-kira suplemen apa yang cocok dan aman dikonsumsi.
Patuhi rekomendasi dari tenaga medis, terutama dokter spesialis kulit, mengenai dosis dan aturan minum vitamin yang diberikan untuk menangani masalah kulit Anda.
Jangan sembarangan minum vitamin apalagi dengan dosis yang sengaja dilebihkan guna mendapat manfaat maksimal. Bukannya mendapatkan khasiatnya, Anda justru bisa mengalami overdosis yang akan membahayakan tubuh.
Konsumsilah vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh sesuai dengan anjuran. Pasalnya, beda usia dan jenis kelamin beda pula kebutuhan vitamin dan mineral hariannya.
Mau tahu informasi lebih jelas hubungi kami Di sini dan kunjungi website kami Di sini.
Kunjungi Juga : https://www.instagram.com/milleurbeauty_sukmafajrina.
Komentar
Posting Komentar